TEKS CERPEN

 

SABTU BERSAMA BAPAK

Naka seorang anak laki-laki yang berusia 10 tahun yang terbangun dari tidurnya karna matahari yang menembus jendela kamarnya. Naka hanya tinggal Bersama bapak di sebuah rumah kecil. Bapak Naka tidak bekerja secara tetap melainkan serabutan. Dan ibu Naka meninggal saat Naka berusia 5 tahun karna penyakit yang dideritanya.

Setelah sarapan bapak membuka obrolan dengan Naka. “Naka, hari ini bapak tidak ada pekerjaan, gimana kalau kita pergi jalan-jalan” ucap bapak. Naka senang sekali, tetapi tidak lama setelah rasa senang itu muncul, ia tersadar dengan keadaan ekonomi mereka. Bapak yang melihat ekspresi Naka pun mencoba meyakini Naka. “Naka tidak perlu khawatir tentang uang, kebetulan pekerjaan yang kemarin memperoleh gaji yang lumayan untuk kita jalan-jalan”. Naka mengangkat tangan nya seraya berkata “YEAYYYY” dengan ekspresi yang gembira. “Naka sekarang siap-siap ya lalu kita pergi” ucap bapak. Tanpa menjawab perkataan bapak Naka langsung pergi bersiap. Bapak yang melihat hanya tertawa melihat tingkah Naka.

Setelah selesai bersiap Bapak dan Naka pergi untuk ke halte bus. Pada saat sedang menuju ke halte bus. Mereka bertemu dengan tetangga mereka yaitu pak Surjipto. “wih, Naka sama Pak Surya mau kemana nih ?” tanya pak Surjipto. “kita mau jalan-jalan pak, kebetulan ada rezeki lebih” ucap bapak. “waduh asik nih Naka” ujar pak Surjipto sembari mengelus kepala Naka. Naka hanya bisa tersenyum. “ yasudah pak kita duluan ya, mari” ucap bapak, yang hanya di balas anggukan sambil tersenyum oleh pak Surjipto.

Akhirnya sampai di tujuan pertama mereka yaitu di taman yang luas. Disana Naka banyak bercerita ke bapak tentang teman-teman nya. Lalu mereka bermain lari-larian Bersama sampai tiba-tiba dada bapak terasa sesak. Naka yang menyadari hal itu pun menyuruh bapak untuk duduk dahulu di bangku taman. “Bapak gapapa?” tanya Naka dengan khawatir. “Bapak gapapa Naka, bagaimana kalau sekarang kita jajan” ucap bapak meyakinkan Naka dengan sedikit tertawa. Bapak dan Naka menghabiskan waktu di taman hingga sore menjelang malam.

Ketika sedang jalan menuju halte bus bapak melihat ada pasar malam. Naka yang melihat pun sangat gembira dan bapak langsung mengajak Naka untuk pergi ke pasar malam. Disana bapak dan Naka bermain lempar kaleng pada saat sedang bermain tiba-tiba ada yang mencopet dompet bapak. Bapak segera mengejar sembari berteriak “copet,copet,copet” orang-orang disana pun berusaha menangkap pencopet itu. Akhirnya pencopet itu pun tertangkap oleh orang yang sedang berjualan baju. Bapak segera menghampiri orang tersebut dan berterimakasih, Naka yang melihat itu pun sempet kaget sampai pada akhirnya pencopet itu tertangkap dan Naka mengucapkan Syukur. Setelah kejadian itu Bapak dan Naka lebih berhati-hati lagi. Setelah selesai bermain di pasar malam. Mereka pun Kembali ke rumah.

Saat di dalam bus menuju pulang Naka berbicara kepada bapak bahwa ia sangat senang bisa menghabiskan waktu Bersama bapak di hari sabtu, sampai akhirnya Naka tertidur di dalam bus karna kelelahan. Bapak yang melihat Naka tertidur dengan pulas pun merasa hatinya menghangat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TEKS ARGUMENTASI